"i wish i have her life.."
Di suatu senja, kau bersandar pada pundak yang tak pernah kau miliki. Melepas segala kepenatan dan berkaca pada buih - buih ombak yang menyapu jemari kaki. Tatapanmu luruh bersama tenggelamnya matahari. Meskipun begitu, hatimu tak jua beranjak dari menyalahkan diri sendiri.
Tidak apa - apa kau tak mengerti arti dibalik rencana kejadian - kejadian hidupmu. Selama itu kau masih menerimanya dengan lapang dada dan bisa tersenyum damai di atasnya. Tidak, itu memang tidak mengubah kenyataan apapun ; hidupmu tetap sama. Tapi, itu akan mengubah dirimu ; mengubah sudut pandangmu terhadap dunia.
Terima dan kembalilah. Sebelum batas merenggut kesempatanmu yang tersisa.
Di suatu senja, kau bersandar pada pundak yang tak pernah kau miliki. Melepas segala kepenatan dan berkaca pada buih - buih ombak yang menyapu jemari kaki. Tatapanmu luruh bersama tenggelamnya matahari. Meskipun begitu, hatimu tak jua beranjak dari menyalahkan diri sendiri.
Tidak apa - apa kau tak mengerti arti dibalik rencana kejadian - kejadian hidupmu. Selama itu kau masih menerimanya dengan lapang dada dan bisa tersenyum damai di atasnya. Tidak, itu memang tidak mengubah kenyataan apapun ; hidupmu tetap sama. Tapi, itu akan mengubah dirimu ; mengubah sudut pandangmu terhadap dunia.
Terima dan kembalilah. Sebelum batas merenggut kesempatanmu yang tersisa.
Komentar
Posting Komentar